Kebijakan Kurikulum

Administrator@DJ | Minggu, 20 Juli 2014 - 16:29:58 WIB | dibaca: 2405 pembaca

PERATURAN AKADEMIK SMA KHADIJAH SURABAYA

 

Persyaratan Minimal Kehadiran Siswa

1.  Jam Pelajaran dan Jam Pelaksanaan Pengembangan Diri (ekstrakurikuler).

Sekolah menetapkan 6 hari sekolah dalam satu minggu, yaitu Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, dan Sabtu. 

Tabel A.1 Jam Pembelajaran untuk hari Senin s.d. Kamis, dan Sabtu

Jam Ke

Pukul

Keterangan

1

06.30 - 07.30

PBM

2

07.30 - 08.15

PBM

3

08.15 - 09.00

PBM

4

09.00 - 09.45

PBM

-

09.45 - 10.15

Istirahat

5

10.15 - 11.00

PBM

6

11.00 - 11.40

PBM

-

11.40 - 12.20

Shalat Dhuhur

7

12.20 - 13.00

PBM

8

13.00 - 13.30

PBM

9

14.00 - 15.15

PBM

 

Tabel A.2 Jam Pembelajaran untuk hari Jum’at

Jam Ke

Pukul

Keterangan

1

06.30 - 07.30

PBM

2

07.30 - 08.10

PBM

3

08.10 - 08.50

PBM

4

08.50 - 09.30

PBM

-

09.30 - 10.00

Istirahat

5

10.00 - 10.40

PBM

6

10.40 - 11.20

PBM

-

11.20 - 12.30

Shalat Jum’at

7

13.30 – 15.00

Pengembangan Diri

 

Tabel A.3 Jam Pembelajaran untuk hari Sabtu

Jam Ke

Pukul

Keterangan

0

06.30 - 07.00

Shalat Dhuha

1

07.00 - 07.40

PBM

2

07.40 - 08.20

PBM

3

08.20 - 09.00

PBM

4

09.00 -09.40

PBM

-

09.40 -10.30

Istirahat

5

10.30 - 12.00

Pengembangan Diri

2.  Kehadiran Peserta Didik dalam KBM

  • Peserta Didik wajib hadir pada pelaksanaan kegiatan pembelajaran.
  • Jika Peserta Didik berhalangan hadir, maka harus menyampaikan surat dan disertai alasan ketidakhadirannya.  Peserta Didik yang berhalangan hadir karena sakit selama 3 hari atau lebih  surat ijin harus dilampiri dengan surat keterangan dokter.
  • Untuk dapat mengikuti Ulangan Akhir Semester (UAS) atau Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) kehadiran Peserta Didik dalam KBM minimal 90%.

3.  Syarat Minimal Penyelesaian Tugas

Syarat minimal penyelesaian tugas-tugas yang diberikan oleh guru mata pelajaran adalah 90% dari seluruh tugas yang diberikan oleh guru.  Jika siswa belum dapat menyelesaikan minimal  90% dari seluruh tugas maka guru melakukan upaya agar Peserta Didik dapat memenuhinya  hingga akhir semester.

Ketentuan Pelaksanaan Ulangan dan Ujian

1.      Pelaksanaan ulangan harian

  • Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi Peserta Didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih.
  • Dalam satu semester guru mata pelajaran melaksanakan harian minimal 3 kali dalam  satu semester.
  • Ulangan harian dilaksanakan pada jam pelajaran sesuai dengan jadwal pelajaran yang berlaku.
  • Alokasi waktu yang digunakan sedemikian hingga mengacu pada jumlah indikator pencapaian KD atau indikator soal yang ada.
  • Guru melakukan telaah kualitatif  butir soal dan analisis butir soal secara kuantitatif.
  • Jika Peserta Didik berhalangan hadir pada saat pelaksanaan ulangan harian, maka diadakan ulangan harian susulan untuk Peserta Didik tersebut. 
  • Waktu pelaksanaan ulangan harian susulan selambat-lambatnya dilaksanakan pada akhir pekan dimana ulangan harian utama dilaksanakan.
  • Setelah selesai dikoreksi guru segera menyampaikan hasil ulangan harian kepada Peserta Didik.
  • Guru wajib melakukan entri nilai (copi nilai) di server pada file database nilai yang telah disediakan.
  • Guru menindaklanjuti hasil ulangan harian dengan program remedial bagi Peserta Didik yang belum tuntas, program pengayaan bagi siswa yang telah tuntas.
  • Guru melaporkan program remidi dan pengayaan pada Kepala Sekolah melalui TIM Akademik dengan format yang telah ditentukan.

2.      Pelaksanaan ulangan tengah semester

  • Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi Peserta Didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran.  Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.
  • Ulangan tengah semester dikoordinir oleh sekolah, dengan membentuk panitia pelaksana UTS,  jadwal pelaksanaan UTS , dan Rencana kegiatan UTS.
  • Dalam 1 hari maksimum dua mata pelajaran yang melakukan UTS pada tiap kelas.
  • UTS hanya mengukur aspek kognitif.
  • Tidak ada ulangan harian pada saat UTS berlangsung.
  • Seluruh Peserta Didik harus mengikuti kegiatan UTS.
  • Peserta Didik yang tidak dapat mengikuti UTS Utama karena alasan yang sangat penting, diadakan UTS susulan.  Alasan ketidak hadiran harus disertai bukti, misal jika mengikuti lomba yang diadakan oleh pihak ekternal harus menunjukkan surat tugas dari sekolah.
  • Waktu pelaksanaan UTS susulan tidak lebih dari 1 minggu setelah UTS utama dilaksanakan.
  • Untuk mengikuti UTS Susulan Peserta Didik harus melapor ke panitia UTS.
  • Setelah selesai dikoreksi guru segera menyampaikan hasil Ulangan Tengah Semester kepada Peserta Didik.
  • Guru mata pelajaran menyusun perangkat soal UTS (Utama dan Susulan) yang terdiri dari :
    1. Kisi-kisi penulisan soal UTS
    2. Kartu Soal
    3. Kunci  Jawaban 
    4. Pedoman pensekoran
  • Guru wajib melakukan entri nilai di server pada file database nilai yang telah disediakan selambat-lambatnya 3 hari sesudah mata pelajarannya diujikan.
  • Panitia UTS merekap seluruh nilai UTS untuk seluruh mata pelajaran untuk semua kelas, dan menyerahkan pada Kepala Sekolah .

3.      Pelaksanaan Ulangan Akhir Semester (UAS)

  • Ulangan Akhir Semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi Peserta Didik di akhir semester gasal.  Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada  semester tersebut.
  • Ulangan Akhir Semester dikoordinir oleh sekolah, dengan membentuk panitia pelaksana UAS,  jadwal pelaksanaan UAS , dan Rencana kegiatan UAS.
  • Soal UAS bisa berbentuk soal pilihan ganda atau uraian sesuai kesepakatan MGMP mata pelajaran serumpun dengan mempertimbangkan alokasi waktu yang sudah ditentukan.
  • Khusus untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Seni Budaya, Bahasa Arab/Nahwu Shorof, TIK, Mulok dan Pend. Agama dilaksanakan sendiri oleh guru mata pelajaran pada jam KBM dan setiap hari tidak lebih dari 2 pelajaran yang melaksanakan ulangan akhir semester pada hari dan kelas yang sama.
  • Peserta Didik dapat mengikuti UAS  jika kehadiran dalam KBM minimal 90%.
  • Wali Kelas mendata Peserta Didik yang memenuhi syarat dalam melaporkan kepada Panitia UAS untuk didata dalam Daftar Nominasi Peserta UAS.
  • Seluruh Peserta Didik diwajibkan mengikuti UAS dengan sebaik-baiknya.
  • Peserta yang Didik tidak dapat mengikuti UAS Utama karena alasan yang sangat penting, diadakan UAS susulan.  Alasan ketidak hadiran harus disertai bukti, misal jika sakit maka melampirkan surat keterangan sakit dari dokter.
  • Waktu pelaksanaan UAS susulan tidak lebih dari 1 minggu setelah UAS utama dilaksanakan.
  • Untuk mengikuti UAS Susulan Peserta Didik wajib mendaftar pada Panitia UAS.
  • Guru mata pelajaran menyusun perangkat soal UAS yang terdiri dari :
    1. Kisi-kisi penulisan soal UAS
    2. kartu soal  UAS
    3. Kunci  Jawaban 
    4. Pedoman pensekoran
  • Dalam memilih indikator harus memperhatikan Urgensi, Kontinuitas, Relevansi dan Keterpakaian (UKRK).
  • Guru wajib melakukan entri nilai di server pada file database nilai yang telah disediakan selambat-lambatnya 3 hari sesudah mata pelajarannya diujikan.
  • Panitia UAS merekap seluruh nilai UAS untuk seluruh mata pelajaran untuk semua kelas, dan menyerahkan pada Kepala Sekolah .

4.      Pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK)

  • Ulangan Akhir Semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi Peserta Didik di akhir semester genap.  Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada  semester tersebut .
  • Ulangan  Kenaikan Kelas  dikoordinir oleh sekolah, dengan membentuk panitia pelaksana UKK,  jadwal pelaksanaan UKK , dan Rencana kegiatan UKK.
  • Khusus untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Seni Budaya, Bahasa Arab/Nahwu Shorof, TIK, Mulok dan Pend. Agama dilaksanakan sendiri oleh guru mata pelajaran pada jam KBM dan setiap hari tidak lebih dari 2 pelajaran yang melaksanakan ulangan akhir semester pada hari dan kelas yang sama.
  • Peserta Didik dapat mengikuti UKK  antara lain :
    1. Kehadiran dalam KBM minimal 90%.
    2. Seluruh KD yang belum tuntas pada semester gasal telah diremedi hingga tuntas.
    3. Nilai akhlak mulia dan kepribadian minimal baik.  Nilai akhlak mulia dan kepribadian diberikan oleh seluruh guru.
  • Wali Kelas mendata Peserta Didik yang memenuhi syarat dalam melaporkan kepada Panitia UKK untuk didata dalam Daftar Nominasi Peserta UKK.
  • Seluruh Peserta Didik diwajibkan mengikuti UKK dengan sebaik-baiknya.
  • Peserta yang Didik tidak dapat mengikuti UKK Utama karena alasan yang sangat penting, diadakan UKK susulan.  Alasan ketidak hadiran harus disertai bukti, misal jika sakit maka melampirkan surat keterangan sakit dari dokter.
  • Waktu pelaksanaan UKK susulan tidak lebih dari 1 minggu setelah UKK utama dilaksanakan.
  • Untuk mengikuti UKK  Susulan Peserta Didik wajib mendaftar pada Panitia.
  • Guru mata pelajaran menyusun perangkat soal UKK (Utama dan Susulan)  yang terdiri dari :
    1. Kisi-kisi penulisan soal UKK
    2. Kartu soal  UKK
    3. Kunci  Jawaban 
    4. Pedoman pensekoran
  • Guru wajib melakukan entri nilai di server pada file database nilai yang telah disediakan selambat-lambatnya 3 hari sesudah mata pelajarannya diujikan.
  • Panitia UKK merekap seluruh nilai UKK untuk seluruh mata pelajaran untuk semua kelas, dan menyerahkan pada Kepala Sekolah .

5.      Pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional

  • Ujian sekolah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi Peserta Didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan.  Mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan dalam Ujian Nasional dan aspek kognitif dan/atau psikomotorik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian yang akan diatur dalam POS Ujian Sekolah/Madrasah.
  • Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi Peserta Didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan.
  • Ujian Nasional dan Ujian Sekolah dilaksanakan pada bulan Maret-April  sesuai dengan POS UN/US yang berlaku.
  • Pelaksanaan UN/US  wajib mengikuti POS UN/US.
  • Untuk melaksanakan UN/US sekolah membentuk panitia penyelenggara yang terdiri dari unsur Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan Staf Tata Usaha.
  • Wali kelas membuat laporan Peserta Didik yang memenuhi syarat untuk mengikuti UN/US.
  • Syarat untuk mengikuti UN/US adalah :
    1. Peserta Didik terdaftar pada tingkatan kelas terakhir di SMA Khadijah Surabaya
    2. Kehadiran dalam KBM minimal 90%.  Ketidakhadiran yang diperhitungkan hanya karena alpha (tanpa keterangan), sedangkan ketidakhadiran karena sakit atau  ijin dianggap hadir.
    3. Memiliki seluruh nilai (Pengetahuan, Praktik, dan Sikap) untuk semua mata pelajaran yang diikuti hingga semester 1 kelas XII.
    4. Memiliki nilai akhlak mulia dan kepribadian minimal baik.
    5. Peserta Didik yang tidak lulus UN/US pada tahun pelajaran sebelumnya, dapat mengikuti UN/US dengan mendaftar pada Panitia UN/US. Waktu pendaftaran selambat-lambatnya pada akhir minggu pertama bulan Januari.
  • Seluruh Peserta Didik yang terdaftar dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) Peserta UN/US  wajib mengikuti UN/US dengan sebaik-baiknya.
  • Peserta yang Didik tidak dapat mengikuti UN/US Utama karena alasan yang sangat penting, diadakan UN/US  susulan.  Alasan ketidak hadiran harus disertai bukti, misal jika sakit maka melampirkan surat keterangan sakit dari dokter.
  • Surat Ijin dan lampirannya disampaikan kepada sekolah pada hari itu juga untuk ditindaklanjuti dengan mendaftarkan peserta yang tidak hadir tersebut pada Panitia Rayon sebagai calon peserta UN Susulan.
  • Waktu pelaksanaan UN/US  susulan mengacu pada POS UN/US yang berlaku.