Titik Nadir

Di Antara Manis dan Pahit

Rabu, 03 Mei 2017 - 13:38:26 WIB | dibaca: 223 pembaca | komentar: 1

Oleh: Penyair Amatir Kenyataan bisa saja pahit. Sepahit empedu. Bila apa yang kita damba, ternyata meleset. Lepas. Padahal sudah dibidik. Dikunci. Cekrek. Begitu pelatuk hendak ditarik, si burung terbang. Eh. Namun, jika pahit saja bisa ada, manis tentu juga tentu ada. Kenyataan manis. Semanis senyuman ... [selengkapnya]

MEMBACA AYAH: Model Baru Andrea

Senin, 30 Januari 2017 - 11:03:15 WIB | dibaca: 210 pembaca | komentar: 2

Ketika saya memutuskan untuk membaca Ayah-nya Andrea Hirata, satu hal yang terbersit di kepala. Saya seorang Ayah. Begitulah. Meski saya tahu, novel ini terbitnya beberapa bulan lau, tepatnya pertengahan 2016. Meski juga, saya menjadi ayah, jauh sebelum novel ini terbit. Namanya juga kelebatan pikiran, tidak bisa ... [selengkapnya]

Ruang yang Bernama Pahlawan

Jumat, 11 November 2016 - 13:10:19 WIB | dibaca: 272 pembaca | komentar: 1

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Kalimat ini jamak kita dengar. Dan memang harusnya begitu. Tentu saja konsep pahlawan tidak saja dimonopoli oleh mereka yang berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini. Pahlawan merupakan sebuah penamaan dengan batasan tertentu. Umumnya, mereka ... [selengkapnya]

Dongeng Tukang Potong Rambut

Sabtu, 10 September 2016 - 16:46:13 WIB | dibaca: 548 pembaca | komentar: 3

Oleh: Bierra S. Amatir Dulu, saya selalu malas kalau disuruh potong rambut. Tak ayal, demi program cukur yang saya jalani sukses, orang tua selalu mengantar untuk eksekusi. Modelnya sama, model pendek. Padahal, cita-cita yang membara yakni punya rambut panjang. Tapi saya realistis. Bila menuruti keinginan, akan ... [selengkapnya]

Awal Kembali 1 Lanjut Akhir